Virus, 90% Dari User (Pengguna)

Virus komputer, ternyata gampang-gampang susah. Pertumbuhannya yang sangat cepat membuat beberapa produsen antivirus berlomba-lomba meningkatkan kinerja produknya untuk menangkal program yang tidak diinginkan tersebut. Masing-masing antivirus punya teknik sendiri dalam menangkal virus. Para pakar-pakar antivirus dan segala sesuatu yang berhubungan dengan virus mengerahkan semua keahliannya dalam memerangi virus komputer. Bermacam-macam antivirus sudah banyak beredar di dunia mulai dari yang gratis sampai yang berbayar, dari bikinan anak negeri sampai ilmuwan luar negeri. Dan kita semua tahu pengetahuan mereka tentang per-virus-an tak perlu diragukan lagi. Dengan asumsi seperti itu seharusnya kita sebagai pengguna komputer tidak perlu kuatir terserang virus. Pertahanan yang dibangun oleh sistem antivirus tentu mampu menangkal program berbahaya tersebut.

Namun, kenyataannya masih banyak saya jumpai komputer ataupun laptop rekan-rekan menjadi sarang virus. Padahal mereka juga menginstal antivirus dalam komputer mereka. Banyak komputer atau laptop sudah sangat akut terserang virus.

Beberapa waktu yang lalu ada rekan saya hendak meng-copy file dokumen. Dia membawa laptop dan flashdisk sendiri. Sambil menyalakan laptop dia berkata kalau sekarang program-programnya berjalan lambat sekali. Saya sudah menduga pasti itu ulah virus. Dan ketika flashdisk itu saya scan di komputer saya, hasilnya fantastis : 5262 virus ditemukan ! Sebelum itu, rekor jumlah virus dalam sebuah flashdisk yang pernah saya temui sekitar 800-an. Dan kejadian kemarin adalah rekor baru yang tidak ingin saya jumpai lagi. Butuh waktu sampai lebih dari 4 jam saya membantai virus-virus tersebut karena ternyata komputer saya juga sempat terinfeksi. Namun saya berfikir, tindakan ini akan sia-sia karena jika flaskdisk dicolokkan ke laptop itu lagi maka serombongan besar virus dengan jumlah sang sama (bahkan bisa lebih) kembali mengisi flasdisk tersebut.

  Dari serangkaian kejadian yang pernah saya temui tentang infeksi virus, akhirnya saya menemukan fakta bahwa ketidaktahuan pengguna komputer adalah faktor utama rusaknya sistem operasi komputer karena ulah virus. Mereka tidak tahu cara menangkal dan membasmi virus dan bagaimana cara kerja antivirus. Sebagian besar antivirus yang terinstal tidak pernah di-update. Padahal update database virus adalah sangat penting untuk mengenali virus baru. Bahkan kebanyakan mereka juga tidak tahu kalau antivirus itu harus di-update secara berkala. Yang mereka tahu, jika antivirus sudah diinstal maka sudah aman. Hal ini jelas membahayakan. Apalagi saat mereka sadar bahwa antivirus itu harus di-update, mereka tidak tahu bagaimana cara update ! Di sinilah permasalahan semakin runyam.

Kesimpulan sementara saya, pada skala 1-100%, peran antivirus hanya 10% saja. Sisanya sebanyak 90% ada pada pengguna komputer. Artinya bila pengguna paham cara menangani virus, maka 90% komputer akan aman dari serangan virus. Oleh karena itu pengetahuan tentang cara penanganan virus perlu dipahami.

Kita tidak tahu kapan bencana akan terjadi. Jika suatu saat kita hendak menyalakan komputer, namun tiba-tiba tidak bisa booting karena banyaknya virus, padahal banyak data-data penting yang harus diselesaikan hari itu juga, apa yang akan Anda lakukan? Apakah Anda pernah mengalami kejadian seperti itu?

2 Responses to Virus, 90% Dari User (Pengguna)

  1. Zulmasri says:

    Benar Pak Yassir. Ketidaktahuan mengenai virus menjadi bencana bagi file-file yang ada di komputer atau laptop.

    Kini yang paling sering saya temui di komputer/laptop kawan-kawan adalah virus RECYCLER. Dibombardir dengan berbagai antivirus, tetap tak terbaca sebagai virus.

    Pak Yassir punya resep khusus untuk virus itu? Saya paling banter ya format ulang. Pernah coba menghilangkan dengan menghapus ekstensi inf., tapi kok rasanya gak puas, meski virus RECYCLER memang raib.

    • Bener, Pak Zul. Virus ini memang menjengkelkan. Sementara ini saya memblok komputer saya dengan PCMAV aja. Lumayan efektif. Apalagi yang terbaru ada fitur block encrypted-nya, jadi ga langsung ng-efek pada komputer.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: